118 Senin, 06 Januari 2014 | 10:52:54

London Cetak Rekor Harga Rumah Tertinggi

London Cetak Rekor Harga Rumah Tertinggi

Inggris cetak sejarah. Harga rumah terus meningkat hingga sebesar 1,4 persen. Ini merupakan kinerja terbaik sejak Agustus 2009, sehingga pertumbuhan tahunan yang tercatat pada Desember 2013 mencapai 8,4 persen. Kenaikan terjadi hampir di seluruh Inggris dengan pencapaian rerata 175.826 poundsterling atau Rp 3,5 miliar. Meski begitu, harga rumah di London tetap paling tinggi. Saat ini, harga aktual berada pada level 14 persen lebih tinggi ketimbang pencapaian puncak pada 2007 silam. Untuk rumah tipikal, harga rerata sekitar 345.186 poundsterling (Rp 6,8 miliar).

Kendati secara umum seluruh negeri mengalami kenaikan, namun Inggris Utara merupakan wilayah dengan pertumbuhan terlemah selama kuartal akhir 2013.

Data resmi menunjukkan, pembangunan gedung-gedung hunian baru ikut mendorong pertumbuhan industri konstruksi di Inggris bulan lalu. Ini merupakan bulan kedua tercepat pertumbuhannya dalam lebih dari enam tahun. Meskipun sedikit lebih rendah dari bulan sebelumnya.

Purchasing Manager's Index konstruksi turun menjadi 62,1% pada Desember dari sebelumnya 62,6% pada November dan merupakan level tertinggi sejak Agustus 2007.

Tren pertumbuhan tampaknya akan terus berlanjut, pasalnya, jumlah orang yang berusaha untuk mendapatkan properti melalui skema bantuan pemerintah meningkat tiga kali lipat dalam dua bulan terakhir.

Pada bulan November saat skema bantuan diluncurkan, lebih dari 2.000 orang yang terdaftar untuk mengajukan permohonan bantuan kredit.

Perdana Menteri David Cameron mengatakan skema bantuan ini telah menyebabkan 6.000 aplikasi pinjaman mengalami tambahan antara Oktober dan Desember.

Sementara data dari Bank Sentral menunjukkan bahwa jumlah persetujuan pinjaman mencapai  tingkat tertinggi sejak Januari 2008 dengan hampir 71.000 pinjaman disalurkan pada bulan November.
 
Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita