78 Senin, 06 Januari 2014 | 10:23:57

Hanya Miliarder yang Mampu Membeli Properti Ini

Hanya Miliarder yang Mampu Membeli Properti Ini

Bukan rahasia lagi bahwa Miami, Florida, telah lama menjadi pusat hidup mewah bagi para selebriti dan miliarder. Kota ini juga telah bertransformasi menjadi konsentrasi pembangunan properti mewah, terutama kondominium dan perumahan di seluruh pelosok. Sebut saja One Thousand Museum, satu di antaranya. Tahbis Miami kian melekat sebagai kawasan elite yang diburu kalangan high net worth individual (HNWI) tatkala sebanyak 22 miliarder atau 2 persen dari HNWI dunia membeli unit-unit mewah kondominium ini!

Adalah Porsche Design Tower yang menjadi representasi prestise para miliarder tersebut. Kendati baru beroperasi pada 2016 mendatang, tetapi menara kondominium setinggi 60 lantai dan menghimpun sebanyak 132 unit tersebut telah terjual 82 unit. Dengan kata lain, sebanyak 80 persen telah berpindah tangan ke kalangan HNWI tadi.

Dari hasil komitmen tersebut, pengembangnya, yang merupakan aliansi strategis Dezer Development dan Porsche Design Group, sukses meraup penjualan fantastis senilai 642 juta dollar AS atau ekuivalen dengan Rp 7,7 triliun.

Lantas, seperti apakah rupa kondominium mewah nan eksklusif ini sehingga membuat miliarder terpincut? Seperti kebanyakan pengembangan proyek kondominium lainnya di wilayah Dade County, Miami, Porsche Design Tower dilengkapi dengan fasilitas istimewa, terutama bioskop, spa, dan kolam rendam di hampir semua unit berbalkon.

Fitur yang paling menonjol dari menara ini adalah namanya (brand) "Porsche". Selain itu, ini tak kalah mencengangkan, terdapat tiga lift khusus kendaraan yang akan mengantar para miliarder atau penghuni dan mobil mewahnya langsung ke depan pintu kondominium mereka. Hebatnya lagi, penghuni bisa memarkir mobil di "garasi langit" (sky garage) yang terkoneksi dengan masing-masing unit.

Untuk merealisasikan kondominium tak biasa ini, Dezer Development dan Porsche Design Group
sampai harus berutang senilai 214 juta dollar AS (Rp 2,5 triliun). Jumlah kredit konstruksi ini merupakan pinjaman terbesar untuk proyek konstruksi yang disetujui. Bahkan, nyaris 30 persen lebih besar dari pinjaman konstruksi pasca-resesi 2008.

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita