189 Senin, 06 Januari 2014 | 10:21:54

Sim Salabim... Museum Tua Jadi Apartemen Mewah!

Sim Salabim... Museum Tua Jadi Apartemen Mewah!

Pena Arsitektur, sebuah firma arsitektur berbasis di Rotterdam, Belanda, mengubah gedung bekas Museum Kralings menjadi sebuah apartemen mewah. Terletak di Hoflaan, Rotterdam, gedung ini benar-benar berubah menjadi apartemen cantik!

Diberi nama Apartemen Casa K, struktur awal gedung ini berubah menjadi tiga tempat tinggal terpisah dengan pintu masuk komunal. Pena Studio juga menempatkan sebuah lift yang menghadirkan akses ke lantai atas. Di tingkat dua, ruang telah direnovasi menjadi ruang terbuka yang menerima sirkulasi udara dengan baik dari luar dan kebun belakang.

Pena Studi memang menggunakan kembali dan mengadaptasi struktur yang telah ada. Untuk itulah, tantangan utamanya adalah untuk mengubah basement dan lantai dasar menjadi satu ruang terpadu dengan tetap mengikuti persyaratan pelestarian kota. Semua arsitek pun dilibatkan dalam seluruh proses, bahkan sampai ke desain rinci ke urusan lemari, pencahayaan, bahan, dan skema warna.

Hasilnya, para arsitek menempatkan elemen kunci berupa pemakaian walnut kubus yang dimulai dari lantai dasar dan menonjol melalui ruang tamu lantai pertama. Dibuat membentuk panggung, ruangan ini dikelilingi oleh kaca sebagai fitur yang membantu untuk membagi ruang terbuka. Dengan demikian, ruangan ini menawarkan perbedaan yang jelas antara bagian depan dan belakang. Tangga ke ruang bawah tanah pun bisa diakses dari ruangan ini.

Adapun pemakaian kaca memungkinkan cahaya lebih dulu tersaring sebelum masuk ke ruangan. Sedangkan penggunaan kayu kenari sebagai material alami dikombinasikan dengan beragam nuansa hitam yang diterapkan di seluruh apartemen. Hal ini, menurut para arsitek, secara keseluruhan berhasil menyatukan estetika ramping dan halus di semua ruangan.

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Terkini

Selengkapnya

Referensi

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita