60 Rabu, 25 Desember 2013 | 13:23:18

Bergairah, Pasar Properti AS 2014

Bergairah, Pasar Properti AS 2014

Tahun 2014 diperkirakan banyak kalangan sebagai momentum kebangkitan sektor properti di Amerika Serikat. Terutama pasar properti inti seperti New York dan San Fransisco. Calon konsumen perumahan, umumnya memiliki kesempatan lebih luas untuk memilih bank penyalur KPR. Sebaliknya, bank penyalur KPR akan bersaing ketat untuk mengembangkan bisnis mereka.

Direktur Kredit Zillow, Erin Lantz, mengatakan, suku bunga KPR akan naik. Untuk masa tenor 30 tahun, suku bunga bisa merangkak 5 persen. Kenaikan suku bunga ini terjadi untuk kali pertama sejak 2010.

"Kenaikan suku bunga merupakan isyarat bahwa ekonomi menguat dan daya beli meningkat," ujar Lantz.

Sementara Kepala Ekonom Trulia, situs properti beken di Amerika Serikat, Jed Kolko, memproyeksi bahwa pertumbuhan ekonomi akan lebih tinggi dan berjalan seiring dengan lapangan pekerjaan yang lebih luas sehingga meningkatkan pendapatan.

"Perubahan ini sangat positif dan daya beli rumah tangga juga semakin solid," imbuh Kolko.

Kenaikan suku bunga juga akan berarti lebih sedikit bank penyalur KPR yang mencari pembiayaan kembali akibat dana kredit yang lebih mahal. Bank akan mencoba mengisi kesenjangan dalam kapasitas mereka sebagai peminjam kredit dengan bersaing lebih agresif untuk menumbuhkan bisnis KPR.

Lantz mengharapkan beberapa pengurangan sederhana dalam persyaratan KPR untuk nilai minimum kredit, maksimum rasio loan to value (LTV), dan rasio utang terhadap pendapatan. Bank penyalur KPR akan mencari ruang untuk memperluas panduan ini secara konservatif.

Pedoman peraturan yang berlaku pada bulan Januari 2014 mendatang akan mengatur parameter pelonggaran kredit yang dapat dilakukan bank tanpa menyimpang dari peraturan.

Selain akan terjadi perubahan dalam bisnis KPR, tahun depan juga diperkirakan terjadinya penurunan tingkat kepemilikan rumah. Kalangan muda dengan ekonomi yang kuat justru lebih cenderung untuk menyewa ketimbang membeli rumah. Kecenderungan inilah yang akan menurunkan tingkat kepemilikan rumah. Jadi, bukan karena pemilik rumah lebih sedikit, tetapi karena ada sebagian besar kalangan yang berada di luar pasar perumahan yang justru menjadi penyewa.

ARMs akan diminati
Pascra kejatuhan, perlahan-lahan pasar perumahan AS mulai mendapatkan kembali daya tariknya, seiring dengan kenaikan suku bunga KPR. Adjustable Rate Mortgages (ARMs) mungkin menjadi pilihan yang lebih penting bagi konsumen terutama untuk KPR dengan tenor panjang, karena suku bunga akan tetap selama tujuh sampai sepuluh tahun.

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita