230 Jum'at, 29 November 2013 | 12:46:56

Kota Terapung Pertama di Dunia Habiskan Rp117 Triliun

Kota Terapung Pertama di Dunia Habiskan Rp117 Triliun

Sebuah perusahaan yang berbasis di Florida merancang sebuah kapal pesiar superbesar. Tak seperti kapal pesiar pada umumnya, kapal itu di desain layaknya sebuah kota berukuran mini. Dilansir dari Dailymail, kota ini di desain sebagai tempat tinggal untuk 50 ribu warganya.

The Freedom Ship, nama proyek itu terdiri dari 25 lantai. Kota itu lengkap dengan segala fasilitasnya mulai dari sekolah, rumah sakit, bandara, pusat perbelanjaan, galeri seni, hingga kasino. Jika konsep ini terealisasi, dibutuhkan sekira USD10 miliar atau sekira Rp117,75 triliun (kurs Rp11.700 per USD).

Freedom Ship dirancang untuk bisa terus berlayar keliling dunia. Jadi, kapal besar ini tak pernah berada di tempat yang sama dalam waktu yang lama. Tak hanya itu, kapal ini juga bisa menampung pengunjung tambahan hingga 30 ribu.

Direktur dan wakil presiden perusahaan, Freedom Ship International, Roger M Gooch, mengatakan The Freedom Ship akan menjadi kapal terbesar yang pernah dibangun, dan kota yang pernah mengambang pertama.

Didukung oleh panel surya dan energi gelombang, kota ini akan melakukan navigasi dari pantai timur AS melintasi Atlantik ke Eropa dan ke Mediterania.

Mulai berlayar di sekitar Tanjung Harapan di ujung Afrika dan menyeberang ke Australia menuju ke Asia Timur, selanjutnya akan mengarah dan melintasi Pasifik sebelum menghabiskan akhir tahun di pantai barat Amerika Utara. Kapal ini akan mengejar matahari musim panas di Amerika Selatan (AS).

Jika terealisasi, kota ini akan memiliki panjang dan luas tiga kali lipatdari kapal pesiar Queen Mary II. (nia)

Sumber : Okezone

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita