69 Kamis, 24 Oktober 2013 | 11:22:16

Rumah Kompromi ala Si Cantik Ashley Madekwe

Rumah Kompromi ala Si Cantik Ashley Madekwe

Ashley Madekwe ternyata seorang aktris yang menarik. Tidak hanya ketika tengah beradu peran di layar kaca, ia juga memiliki kegemaran unik. Selain secara rutin memublikasikan gaya berpakaiannya dalam blog berjudul Ring My Bell, Madekwe juga sukses mendekor rumahnya. Bersama sang suami, aktor dan fotografer Iddo Goldberg, ia mendesain huniannya hingga tampak segar. Seperti apa hasil desainnya?
 
Madekwe membeberkan kebiasaannya menyantap sarapan sesaat setelah bangun pagi. "Saya suka sarapan segera setelah bangun tidur karena saya pikir hal tersebut adalah cata yang baik untuk memulai hari. Saya biasanya memakan telur rebus dan selalu minum teh," ujarnya. Kebiasaannya tersebut membuatnya memiliki pojok yang nyaman untuk menyantap makanan.
 
Rumah Madekwe bertolak belakang dengan gaya berpakaiannya. "Kehidupan saya sehari-hari, jika tdiak sedang syuting, saya mengenakan pakaian berwarna hitam. Saya suka warna hitam, namun warna tersebut tidak menarik sebagai isi blog, jadi saya terpaksa mengenakan hal lain. Anda mungkin berpikir bahwa apartemen saya akan tampak penuh warna hitam. Sebenarnya, apartemen saya penuh dengan warna putih," ungkapnya.
 
Ternyata, warna putih membuat rumah sang aktris tampak segar. Madekwe suka tampilan sederhana dengan sedikit 'cipratan' warna, terang, dan terbangun karena dibutakan oleh matahari.
 
Rumah Madekwe tampak memiliki dinding dan perabot berwarna putih. Namun, sang aktris memasukkan beberapa warna-warna menarik untuk lantai, perabot, serta ornamen. Madekwe menggunakan lantai kayu untuk ruang makan dan terakota untuk dapur. Dia juga menggunakan kursi makan dengan warna hijau toska. Untuk mempermanis tampilan, Madekwe bahkan memberikan vas-vas berisi bunga di beberapa sudut rumahnya. Putih, warna kayu, terakota, toska, bunga kuning, dan merah muda cukup untuk membuat rumah ini istimewa.
 
Lantas, bagaimana sang aktris menggambarkan rumahnya sendiri? Madekwe menjabarkannya demikian sebagai apartemen penuh kompromi. "Itulah yang saya pelajari ketika hidup dengan seorang pria. Beberapa perempuan menikahi pria yang tidak punya pendapat dalam dekorasi rumah. Saya tidak beruntung dengan itu. Saya menikahi seorang pria yang suka memasukkan opininya, jadi kami banyak berkompromi. Saya pikir penting membagi sebuah ruang dengan seseorang. Saya sangat feminin dalam hal gaya mendekor, dan dia tidak demikian. Maka, kami punya perpaduan apik dari feminin dan maskulin. Terutama di kamar tidur, saya rasa itu yang terpenting," tandasnya.

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita