86 Kamis, 10 Oktober 2013 | 10:48:12

London, Kota Terfavorit bagi Investor Singapura

London, Kota Terfavorit bagi Investor Singapura

Permintaan dari orang kaya Singapura akan properti di London, Inggris mengalami peningkatan. Hal ini terjadi seiring kondisi ekonomi yang terjadi di negara tersebut. "Sejauh ini, kota yang terfavorit untuk investor Singapura adalah Kota London," kata Direktur Properti Internasional Asia Tenggara Colliers International, Richard Levene seperti dilansir dari CNBC, Kamis (8/10/2013).

"Pusat Kota London menjadi favorit karena berada di luar zona euro, poundsterling yang melemah, suku bunga yang rendah, dan relatif mudah untuk masuk dan keluar. Selain itu, faktor ketidakseimbangan permintaan dan penawaran telah mengakibatkan nilainya meningkat," jelas dia.

Pekan lalu, Pusat Penelitian Ekonomi dan Bisnis yang berbasis di Inggris menyebutkan kalau harga properti diprediksi melonjak drastis sebesar 43,5 persen pada tahun 2018,  mengingat harga rata-rata rumah di London mencapai 556 ribu poundsterling, atau sekitar Rp1 0miliar (dengan kurs Rp18.356,5 per poundsterling).

Selain itu disebutkan juga kalau harga rumah di sebelah timur Inggris dan Skotlandia akan naik sebesar 27 persen dalam lima tahun ke depan.

Levene mengatakan, pasar properti London kini dipandang sebagai tempat yang paling aman bagi para investor Singapura. Pasar domestik di Singapura itu mahal, dan kesempatannya juga terbatas. Hal inilah yang membuat pembeli mencari tempat lain untuk investasi real estate.

Singapura merupakan surga bagi pasar real estate dunia. Hal ini seiring dengan kenaikan harga minyak hingga 60 persen sejak pertengahan 2009 karena didorong oleh tingkat suku bunga yang rendah.

Rata-rata, sebuah apartemen dengan dua kamar tidur yang berlokasi di pusat bisnis Singapura dibandrol antara USD864 ribu-USD3,3 juta, atau sekitar Rp9 miliar-Rp38 miliar. Demikian menurut situs propertyguru.com.sg.

Selain itu Analis Barclays baru-baru memperingatkan bahwa harga properti di Singapura bisa naik sebesar 20 persen pada tahun 2015. "Bagi mereka yang sebelumnya menganggap real estat tidak bisa dijadikan sebagai investasi, sekarang menjadi pilihan yang tepat karena properti investasi pembelian lokal meningkat," saran Levene.

Manajer Henderson, Tim Gibson, juga berpendapat jika London sudah menjadi lokasi investasi yang tepat bagi Singapura. Ini dikarenakan tidak adanya pembatasan pasar yang terjadi di London, seperti yang terjadi di Singapura. (wdi)    

Sumber : Okezone

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita