139 Jum'at, 11 Oktober 2013 | 10:44:11

Rumah di Pulau Pribadi Disewakan Dengan Tarif Rp60 Juta/Bulan

Rumah di Pulau Pribadi Disewakan Dengan Tarif Rp60 Juta/Bulan

Rumah di Pulau Derwent, Inggris, ini bisa jadi yang paling sempurna di seluruh negeri. Pasalnya, rumah dari abad ke-18 ini berada di dalam pulau pribadi dan dilengkapi dermaga, kapel, dan rumah perahu, serta pemandangan nan indah Danau District. Rumah gaya Italia dengan tujuh kamar tidur dan lima ruang resepsi, serta balkon ini, disewakan secara jangka panjang dengan tarif sekira 40 ribu poundsterling atau setara dengan Rp727 juta (Rp18.178 per poundsterling) per tahun. Per bulannya, biaya sewa sekira 3.333 poundsterling atau setara dengan Rp60 jutaan. Rumah tersebut berdiri di pulau seluas tiga hektare. Penyewa sebelumnya, tinggal di rumah ini selama sepuluh tahun.

Meski begitu, ada persyaratan untuk calon penyewa. Rumah ini harus dibuka untuk pengunjung setidaknya lima hari dalam setahun. Penghuninya juga harus dilatih cara merawat perabotan rumah berupa barang-barang antik dan karya seni. Calon penyewa juga dilarang keras menggunakan halaman sebagai tempat untuk mendaratkan helikopter.

Sebagai perbandingan, dengan biaya sewa sebesar itu, warga Inggris hanya mendapatkan sebuah apartemen dengan satu kamar di Mayfair, London. Namun uang sebesar itu setara dengan sebuah rumah dengan tiga kamar tidur di sebuah desa di Buckinghamshire.

Pulau Derwent bisa ditempuh dengan jarak pendek menggunakan perahu di perairan Derwent menuju ke pantai dan pasar Kota Keswick. Penyewa juga mendapatkan sebuah garasi di dekat Desa Portinscale .

Agen penyewaan dari Carter Jonas, Helen Lancaster, menjelaskan kalau tinggal di rumah ini punya akses yang lumayan sulit. “Susu diantar menggunakan kano, dan Anda harus menuju ke daratan untuk membuang sampah atau mendapatkan surat,” jelasnya.

“Kami sudah mendapatkan calon penyewa. Namun mereka menilai rumput di halaman bisa menjadi tempat yang bagus untuk mendaratkan helikopter. Kami sudah menjelaskan bahwa hal ini bertentangan dengan aturan yang ditetapkan oleh National Trust karena bisa merusak,” tuturnya seperti dilansir dari Telegraph, Kamis (10/10/2013).

Rumah ini dibangun pada 1778 oleh Joseph Pocklington, seorang bankir eksentrik yang dikenal sebagai pria tidak punya selera, yang juga membangun benteng dan membuat lingkaran pohon Druid.

Pada awalnya, rumah ini dikritik oleh penyair William Wordsworth karena dianggap merusak pemandangan dari pulau yang sering disebut Vicars. (wdi)

Sumber : Okezone

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita