109 Jum'at, 18 Oktober 2013 | 18:09:25

Bangunan Tua di Kuala Lumpur, Malaysia

Bangunan Tua di Kuala Lumpur, Malaysia

Malasyia merupakan salah satu negara yang terletak berdekatan dengan Indonesia. Bukan hanya letak yang berdekatan tapi juga budaya yang mirip dengan budaya Indonesia, membuat Malasyia menjadi tujuan favorit orang Indonesia untuk berlibur. Ada banyak tujuan wisata menarik yang dapat dikunjungi, salah satunya adalah bangunan tua yang yang dimulai dari Jalan Sulan Hishamuddin, sebagai berikut :


1. The Old Railway (Stasiun Kereta Api Lama)
Stasiun kereta api ini meupakan stasiun pertama yang di bangun di Kuala Lumpur. Pada awal pembangunanya, stasiun ini dibangun dari kayu dan daun nipah. Secara resmi digunakan pertama kali pada tahun 1886. Kemudian Arthur Benison Hubback mengambil alih desainnya dan pembangunan lebih lanjut selesai di tahun 1910 berkarakter bangunan Mughal dengan chattris yang elegaan (kubah bergaya India).

Stasiun Tua ini digunakan sebagai stasiun utama sampai tahun 2001, saat semua fungsi utama dialihkan ke “KL Central Station” yang modern.Sekarang stasiun lama digunakan untuk Komuter KTM.


2. Railway Administration Building (Gedung Administrasi Kereta Api)
Bangunan lain yang bergaya arsitektur Mughal dan didesain oleh A.B. Hubback ini, terletak persis di sebelah barat KL Old Railway. Pembangunannya selasai di tahun 1917 dan digunakan sebagai gedung administrasi untuk perusahaan kereta api hingga saat ini. Bagian bangunan di bagian utara mengalami kerusakan hebat akibat ledakan bom pada saat Perang Dunia II, kemudian tahun 1968, bagian yang sama mengalami kerusakan kembali akibat kebakaran.
 
3. Hotel Majestic
Di arah lebih selatan lagi dari kedua bangunan di atas, terdapat Hootel Majestic yang selesai didirikan pada tahun 1935 dengan gaya art-deco yang mewah. Bagunan yang sudah mengalami renovasi dan penambahan ini awalnya didirikan di area Konsulat Jendral Jerman pada saat Perang Dunia II.Berjalan semakin ke selatan, sedikit berbelok malalui Jalan Tun Sambanthan, bangunan peninggalan kolonial yang bisa kita temui yaitu,


4. Gedung Sulaiman
Berbelok ke arah timur ke Jalan Tun Sambanthan, terdapat bangunan bersejarah lainnya yaitu "Sulaiman Building”. Gedung ini diangun pada tahun 1933 dan dinamai sesuai dengan Pemerintah yang berkuasa di Selangor saat itu. Awalnya bangunan yang berstruktur klasik ini merupakan Kantor Departemen Pajak dan Registrasi, kemudian digunakan sebagai Pengadilan Shariah Federal, dan saat ini gedung ini dikosongkan karena dalam tahap rekonstruksi.
 
 5. Holy Rosary Church (Katedral Holy Rosary)
Bila terus menelusuri jalan ini ke ara selatan, jangan lupa perhatikan bangunan di sebelah timur jalan karena ada satu gedung tua lainnya yang juga indah. Katedral Holy Rosary. Gereja yang pembangunanya selasai pada tahun 1904 ini merupakan inspirasi dan rencana dari misionari dari Prancis, Fr Francis Terrien dengan bantuan dana dari Chinese Catholic congregation.  dengan gaya arsitektur French Gothic Revival. Geraja Katolik Roma ini mengalami kerusakan pada saat Perang Dunia II.

Sumber : Senang-senang yuks

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita