95 Jum'at, 18 Oktober 2013 | 18:04:29

Monumen di Bangkok : Democracy Monument

Monumen di Bangkok : Democracy Monument

Mengelilingi kota tua di beberapa negara akan menjadi perjalanan yang menyenangkan dan Bangkok juga memiliki kota tua yang dikenal dengan nama Old Town, saat pengunjung berjalan – jalan di pusat kotanya pengunjung mungkin akan menemukan banyak lokasi menarik yang bisa disinggahi. Dilingkari oleh kawasan lalu lintas yang lumayan ramai Democracy Monument yang terletak di Ratchadamnoen Road, Old Town adalah simbol kota yang ditampilkan dalam konstruksi gaya Barat yang di adopsi Thailand untuk menverminka demokrasi dan kebebasan.

Sejarah mengapa monumen ini berdiri adalah kerena Marshall Field Plaek Pibulsonggram ditugaskan untuk memperingati kudeta militer yang pernah terjadi pada bulan Juni tahun 1932 dan aksi ini menyebabkan konstitusi demokratis pertama di Thailand berdiri dan memiliki kekuasaan mutlak. Monumen ini juga didirikan agar Thailand memiliki bangunan yang setara dengan Arc de Triomphe, bangunan gaya Eropa yang merupakan simbol dari Bangkok untuk mencerminkan kebebasan yang serupa. Seperti kebanyakan monumen di dunia maka monumen ini juga dibangun untuk mengenang semangat para pejuang yang telah tiada dan mengingatkan kenangan bagi para pejuang yang selamat ketika monumen ini pertama kali dibangun.

Monumen ini juga merupakan propaganda yang kemudian digunakan sebagai perayaan kebangkitan demokrasi yang luar biasa. Bangunan gaya barat yang diadopsi Thailand ini pertama kali dibangun pada tahun 1939 dan sejak itu lokasi berdirinya monumen digunakanan tempat berkumpulnya para demonstran pro-demokrasi yang pernah terjadi pada tahun 1973, 1976 dan 1992.


Bangunan ini dirancang oleh seorang arsitek yang merupakan keturunan campuran Italia dan Thai dan merupakan warga kota Corrado Feroci yang kemudian mengadopsi nama Thailand menjadi Silpha Bhirasi. Kawasan itu merupakan area yang kaya dengan banyak simbol yang berhubungan dengan tanggal lahir konstitusi juga beragam kejadian yang mengingatkan penduduk pada kudeta  tanggal 24 Juni 1932 yang pernah berpusat di kota ini sehingga ia juga memiliki salinan asli dari dokumen dan beragam informasi yang menyangkut kudeta.

Bangunan ini merupakan bangunan empat struktur sekitarnya dikelilingi tembok berpahat seperti sayap setinggi 24 meter untuk mewakili tanggal konstitusi yang ditandatangani dan masing-masing sayap melambangkan salah satu dari empat cabang angkatan bersenjata Thailand yang menjaganya. Patung relief di dasar monumen menggambarkan angkatan bersenjata baik sebagai juara demokrasi dan sebagai personifikasi rakyat Thailand.

Bangunan yang dimulai pengerjaannya pada tahun 1939 ini juga berguna untuk memperingati revolusi yang mengakhiri masa kejayaan monarki absolut dan memperkenalkan konstitusi pertama Siam. Desain monumen ini juga dirancang dengan penuh simbolisme dan pengunjung bisa menemukannya di antara Grand Palace dan Dusit Palace. Terkadang monumen ini mungkin terlewatkan saat pengunjung berkendara menuju Khao San Road dan monumen art-deco ini juga menjadi daya tarik di jangkar lingkaran lalu lintas di Ratchadamnoen Klang dan telah menjadi situs untuk berbagai demonstrasi publik selama bertahun-tahun.
 


Lokasi: Ratchadamnoen Road, Rattanakosin (Old Town)
Sumber : thailandpanduan wisata

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita