115 Kamis, 03 Oktober 2013 | 17:12:02

Harga Rumah Detroit Diklaim Paling Murah di AS

Harga Rumah Detroit Diklaim Paling Murah di AS

Dampak krisis 2008 lalu membuat kondisi pasar properti di Kota Detroit, AS sempat jatuh ke titik terendah terkena imbas hancurnya industri otomotif yang sudah sejak lama menjadi jantung Detroit. Bahkan hingga kini harga rumah di Detroit dianggap paling terendah di AS.

Managing Director MIDAS Development (Asia) Pte Ltd Angie Fong mengatakan, sebagai pengembang yang sudah masuk Detroit 3 tahun silam, ia sangat hapal perubahan harga properti di kota tersebut.

"Harga rumah termurah yang saya pernah jual US$ 28.000, sekarang sudah US$ 78.000," imbuh Angie kepada detikFinance akhir pekan lalu di AXA Tower.

Menurutnya harga properti di salah satu kota negara bagian Michigan ini jauh sangat murah misalnya bila dibandingkan dengan negara bagian California.

"Benar-benar sangat mahal kalau di kota-kota lain, misalnya saja di California dengan rumah yang mirip dan sama ukurannya dan kualitasnya, kalau di Detroit kita jual US$ 60.000, di sana dijual US$ 800.000. Biaya sewa di kota-kota yang sudah maju tak terlalu menarik," katanya.

Angie juga menambahkan, sebagai perusahaan pengembang di Detroit, Midas lebih fokus menjual dan mengelola rumah-rumah tapak (landed house) daripada apartemen karena beberapa pertimbangan.

"Pertama, saya hanya jual rumah saja karena berdiri sendiri, gampang dikelola, daripada apartemen dengan mengurus pengelola sehingga lebih ribet. Kedua, penghasilan hasil sewa masih terbaik rumah daripada apartemen," terang Angie

 Mengenai investor asing yang memiliki rumah di Detroit khususnya dari Asia paling banyak berasal dari investor Hong Kong dan Singapura.
"Di MIDAS kebanyakan dari Singapura dan Hong Kong," ujarnya.

Mereka mencoba mencari keberuntungan di AS dengan memiliki properti. Namun mengenai orang Indonesia yang berburu properti di Detroit melalui MIDAS dipastikan belum ada.

"Kalau saat ini dari orang-orang Indonesia belum, masih tahap memulai," jelas Angie

Angie mengatakan ketertarikan orang Indonesia berinvestasi di Detroit relatif tinggi. Namun masalah informasi yang belum komprehensif membuat orang-orang Indonesia masih belum nyaman berinvestasi di Detroit.

"Saya rasa sudah ada secara perorangan, tapi tak terlalu banyak. Ada juga orang Indonesia yang datang ke Singapura untuk membeli di Detroit," katanya.

Kenaikan Harga Rumah

Harga rumah di Kota Detroit yang sempat rontok akibat krisis 2008 silam, kini mulai pulih dan merangkak naik. Rata-rata kenaikan harga rumah di salah satu kota negara bagian Michigan ini bisa mencapai 20% per tahun

Angie Fong mengatakan harga properti khususnya rumah di Detroit sudah naik. Menurut perhitungannya, hingga tahun 2015 ada kenaikan minimal 50% dari harga saat ini.

"Selama ini pengalaman kami, kenaikan harga properti di Detroit 20% per tahun," imbuh Angie.

Sehingga tak heran, ia menyebut Detroit kini sebagai berlian di tengah-tengah bebatuan yang harus segera diambil peluangnya. Membeli properti di Detroit kini waktu yang sangat tepat karena harganya jauh di bawah harga properti di kota-kota lain di AS.

"Kota Detroit sering dianggap tak baik dan tak bagus, tapi MIDAS melihat ada berlian dari antara batu-batu, padahal berlian dibuat dari batu-batu, midas bisa mencari berlian dari batu," terangnya.

Ia mengajak para investor di Indonesia untuk memanfaatkan peluang berinvestasi di Detroit, alasannya karena peluang terbaik belum tentu datang kedua kalinya. Ia menggambarkan harga rumah tertinggi di Detroit saat sebelum krisis atau periode 2007 rata-rata masih di atas US$ 100.000 kemudian jatuh ke titik terendah.

"Sekarang sudah mulai naik lagi, di titik ini kalau ditarik ke masa lalu pernah terjadi 20 tahun lalu, jadi kalau kita melewatinya sekarang ini, apakah kita akan menunggu 20 tahun mendatang," ucap Angie.

Sumber : Detik Finance

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita