116 Kamis, 18 Juli 2013 | 16:02:08

Makin Banyak Negara Batasi Kepemilikan Asing

Makin Banyak Negara Batasi Kepemilikan Asing

Negara-negara di kawasan Asia Pasifik semakin memperketat aturan kepemilikan properti oleh warga asing, menyusul kenaikan harga properti di dalam negeri yang berimbas pada melemahnya daya beli properti oleh masyarakat di dalam negeri. Hal tersebut terungkap dalam laporan survei lembaga riset properti internasional Knight Frank baru-baru ini.

Kebijakan stamp duty tambahan untuk pembelian properti di Hong Kong dan Singapura merupakan salah satu bukti adanya pembatasan ini. Hal serupa juga terjadi di Malaysia, dengan adanya usulan pemberlakuan pajak tambahan bagi pembelian properti oleh asing.

Knight Frank memperkirakan, pembatasan-pembatasan ini dipengaruhi oleh adanya kenaikan harga properti yang signifikan di kawasan-kawasan tersebut. Harga properti di Hong Kong, China, dan Malaysia pada kuartal I-2013 ini mengalami kenaikan masing-masing 28%, 23,8%, dan 6% dibanding harganya pada periode yang sama tahun lalu.

Nicholas Holt, Direktur Riset Knight Frank Asia Pasifik mengatakan, pembatasan kepemilikan properti tersebut belum terlalu terasa di kawasan Jepang, Korea Selatan, dan Selandia Baru. “Memang belum semua negara memberlakukan pembatasan tersebut,” kata Nicholas.

 


Sumber: RumaH

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita