143 Senin, 22 Juli 2013 | 16:57:31

Rumah Ratusan Juta Dolar, Apakah Laku Dijual?

Rumah Ratusan Juta Dolar, Apakah Laku Dijual?

Rumah dengan harga ratusan juta dolar jadi hits di Amerika Serikat. Pasalnya, menurut data dari para broker dan agen real estate, ada lebih dari selusin hunian di Amerika yang tercatat atau diam-diam ada di pasaran dengan harga USD100 juta atau lebih.

"Ini hal yang pernah saya lihat. Kita ada dalam periode waktu tertentu di mana rumah dengan harga sembilan digit mungkin tidak biasa, tapi yang pasti kehadiran mereka kami ketahui," jelas Presiden dan CEO Miller Samuel, Jonathan Miller.

Dengan harga mencapai sembilan digit, tentunya hunian ini memiliki kelebihan yang tidak biasa. Bukan hanya dapur rancangan desainer top atau kolam renang indoor, rumah harga ratusan juta dolar memiliki lahan yang luas dengan pantai menghadap ke laut.

Rumah harga ratusan juta terbaru yang masuk daftar ada di Martha Vineyard. Properti yang dikenal sebagai Homer’s Pond ini merupakan estate terpencil dengan luas 314 acre(127,1 hektare) di lepas pantai selatan pulau.


Properti ini berjarak 1.200 kaki (365,8 meter) dari laut dan kolam air tawar seluas 35 acre (14 hektare). Bangunan utamanya seluas 5.600 kaki persegi (520 meter persegi) dengan pemandangan laut hingga 180 derajat.

Homer's Pond juga dilengkapi dengan satu rumah pantai dan kolamnya. Di pasaran, properti ini dijual dengan harga USD118 juta melalui South Light Property, perusahaan yang baru dibangun semata-mata untuk menjual dan memasarkan properti.

"Ini benar-benar tanah yang menakjubkan," jelas Charles Carlson dari South Light.

Rumah dengan pantai juga menjadi selling point dari Copper Beech Farm, properti seluas 50 acre (20 hektare) yang berlokasi di Greenwich, Connecticut.

Properti ini termasuk pantai dengan jarak 4.000 kaki (1.219 meter) menghadap ke lautan dan rumah gaya Victoria lengkap 12 kamar tidur. Harganya adalah USD190 juta, sehingga properti ini disebut sebagai residensial paling mahal di pasar Amerika.

Properti dengan harga sembilan digit lainnya termasuk penthouse Steve Cohen's di New York yang dijual dengan harga USD115 juta, serta rumah di Dallas yang tenang dijual dengan harga USD135 juta.

Meski berhasil menarik perhatian, terkadang properti dengan harga ratusan juta dolar tidak laku terjual sesuai banderol. Seperti yang terjadi pada Casa Casuarina, rumah di Miami yang pernah dimiliki desainer Gianni Versace. Tahun lalu, properti ini tercatat dengan harga jual USD125 juta, tapi baru-baru ini harganya didiskon menjadi USD75 juta.

"Memang ada persepsi menetapkan harga setinggi mungkin akan menarik perhatian dan akhirnya laku terjual. Namun sayangnya, harga tidak memiliki banyak hubungan dengan nilai," jelas Miller seperti dikutip dari AOL, Sabtu (20/7/2013).

Miller menjelaskan, pembeli properti super mahal di pasar real estate biasanya sangat teliti ketika mempertimbangkan harga dan nilai. Umumnya, pembeli mencari properti yang unik, eksklusif, dan banyak fasilitas.

Namun kenyataannya, banyak properti yang dibanderol dengan harga USD100 juta atau lebih sebelum krisis perumahan, akhirnya laku terjual dengan harga sedikit lebih murah.

Seperti Hala Ranch, properti dengan luas 95 acre (38 hektare) yang ada di Aspen, Colorado, dibanderol dengan harga USD135 juta pada 2006. Namun properti milik Pangeran dari Saudi, Bandar bin Sultan ini hanya laku dijual dengan harga USD49 juta kepada bos investasi, John Paulson.

Hal sama dialami mansion bekas produser film Aaron Spelling di Holmby Hills, Los Angeles. Mansion mewah yang didaftarkan dengan harga jual USD150 juta tersebut hanya laku terjual dengan harga USD85 juta oleh sosialita Petra Ecclestone.

"Harga hanyalah salah satu komponen, namun justru di sanalah banyak sifat ini (harga mahal karena nilai) gagal," pungkas Miller. (nia)

 

Sumber : Okezone

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita