152 Jum'at, 19 Juli 2013 | 16:51:09

Portugal Bangun Dam Hidroelektrik Senilai Rp 6,4 Triliun!

Portugal Bangun Dam Hidroelektrik Senilai Rp 6,4 Triliun!

BendunganBaixo Sabor di Portugal memang bukanlah yang terbesar di dunia. Namun, megakonstruksi ini termasuk dalam "engineering genius" yang mendapat perhatian dunia.

Nantinya, Baixo Sobar Dam bakal menjadi pusat pembangkit listrik tenaga air baru yang dapat memasok energi ke seluruh kota Torre de Moncorvo. Terdiri atas sepasang bendungan besar, salah satunya berada di hulu sungai Sabor dan lainnya berada di bagian hilir sepanjang 9,5 kilometer.

Di antara kedua bagian tersebut terdapat area lebih dari 50 kilometer yang akan diisi air sebagai danau terbesar ketiga di Portugal. Baixo Sobar merupakan bendungan hidroelektrik dengan kapasitas terpasang 170 mega watt yang akan mampu menghasilkan hingga 444 giga watt listrik per jam.

Bendungan senilai 643 juta dollar AS (Rp 6,4 triliun) ini dibangun oleh konsorsium Odebrecht/Bento Pedroso Construções dan Lena Construções. Sebelum membangun dam, konsorsium ini terlebih dulu harus melakukan penggalian sekitar tiga juta meter kubik material untuk selanjutnya menuangkan lebih dari 1,1 juta meter kubik beton pembentuk bendungan.

Bagian hulu bendungan akan memiliki dinding lengkung ganda setinggi 123 meter dan lebar 505 meter. Sedangkan bendungan di bawahnya setinggi 45 meter dan lebar 315 meter.

Konstruksi dam ini diperkirakan membutuhkan hingga 1.675 pekerja, 15 tower crane jenis flat top buatan produsen Spanyol, Linden Comansa. Tower crane jenis ini sanggup membawa beban maksimum berkisar antara 5 hingga 48 ton.

Lima dari sejumlah tower crane besar tersebut akan digunakan di elemen hilir, sementara yang lain akan digunakan untuk elemen hulu, sebuah gedung administrasi baru dan untuk mengganti jembatan yang akan diganti oleh bendungan baru.

 

Sumber : Properti Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita