148 Rabu, 24 Juli 2013 | 13:13:59

Yotel Tawarkan Sensasi Menginap di Dalam Pesawat

Yotel Tawarkan Sensasi Menginap di Dalam Pesawat

Pasar hotel Asia Pasifik mengalami pertumbuhan paling mencengangkan pada tahun ini. Laporan STR Global, Construction Pipeline pada April 2013 menunjukkan, kawasan ini akan membuka sebanyak 1.804 hotel baru dengan jumlah total kamar 387.179 unit. Hotel-hotel tersebut dikelola oleh jaringan yang memang sudah beroperasi sejak lama dan juga operator yang baru ekspansi ke wilayah ini.

Satu dari yang terbaru itu adalah The Yotel. Jaringan hotel ini mengusung konsep yang terinspirasi oleh maskapai penerbangan kelas atas. Yotel diciptakan oleh Gerrard Green dan pendiri Yo! Simon Woodroffe yang mendapat ide dari British Airways.

Mereka akan membuka properti pertamanya di Asia pada 2018. Kota yang beruntung itu adalah Singapura. Hotel Yotel berada di koridor utama kota, yakni Orchard Road. Jumlah kamar yang ditawarkan sebanyak 600 unit dengan harga terjangkau.

Chief Executive Yotel, Gerrard Green, mengatakan, Yotel Orchard Road ini merupakan proyek ikonik pertama mereka di Asia. Kamar hotelnya dirancang dengan desain yang kompak, sekaligus ekonomis. Suasana relaksasi mendominasi ruangan bernuansa ungu yang dilengkapi techno wall dengan TV layar datar, koneksi iPod, WiFi dan "Club Cabin" yang bisa diakses pada siang dan malam hari.

"Kami menawarkan pengalaman besar yang belum pernah ada sebelumnya. Bermalam di Yotel seperti menginap di dalam pesawat," ujar Gerrard.

Perusahaan ini membuka properti terbesarnya di kota New York dengan kamar sebanyak 699 unit pada 2011 bernama "Yobot". Yobot ini juga mengelola hotel di lokasi-lokasi bandara Heathrow dan Gatwick London serta Schiphol, Amsterdam.

Hotel Yotel Singapura akan dikelola oleh Yat Yuen Hong Company Limited, anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Hong Fok Corporation Limited.


Sumber: Kompas Property

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita