652 Senin, 31 Agustus 2015 | 09:01:04

Rusun Cengkareng Telah Mendapat Izin Dan Siap Dibangun

Rusun Cengkareng Telah Mendapat Izin Dan Siap Dibangunperumnas

Saat ini pemerintah sedang mencanangkan program pembangunan satu juta rumah, salah satunya adalah Rusun Cengkareng, Jakarta Barat. Pembangunan rusun di Cengkareng ini adalah atas gagasan dari Perum Perumnas, awalnya pembangunan rusun ini sempat mengalami kendala soal perizinan, namun sekarang sudah mendapatkan izin dengan Ketetapan Rencana Kota (KRK), yakni tepatnya pada tanggal 7 Agustus 2015 oleh Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pemprov DKI Jakarta. Izin Ketetapan Rencana Kota (KRK) adalah  merupakan salah satu prasyarat dari rangkaian perizinan yang harus diperoleh Perumnas.

Menurut  Himawan Arief Sugoto, Direktur Utama Perum Perumnas, dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Minggu (30/8/2015) mengatakan bahwa  “Perumnas mengapresiasi langkah cepat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama melalui penerbitan Ketetapan Rencana Kota (KRK) atas proyek apartemen murah yang akan dibangun di Cengkareng, Jakarta Barat.”

Perum Perumnas akan segera membangun apartemen murah yang terletak di Cengkareng, Jakarta Barat. Pembangunan ini dapat terlaksana karena adanya dukungan dari Pemprov DKI Jakarta.  Apartemen murah tersebut dibanderol mulai dari harga Rp 186 juta/unit yang telah ditargetkan Perumnas.

Muhammad Nawir, Direktur Pemasaran Perumnas, menjelaskan bahwa Perumnas berencana akan membangun 18 tower apartemen atau rusun murah yang jumlahnya mencapai sekitar 5.400 unit.
Proyek ini diresmikan bersamaan dengan Groundbreaking Sejuta Rumah yang dilakukan oleh Presiden Jokowi secara serentak diseluruh Indonesia, pada tanggal 29 April 2015 lalu.

Program sejuta rumah yakni berupa apartemen murah rusunami di Jakarta, tepatnya di Taman Palem, Cengkareng yang dilakukan oleh Perum Perumnas ini dibangun di atas tanah  milik perusahaan. Pihak Perumnas sangat optimis bahwa  pembangunan proyek apartemen murah ini dapat selesai pada tahun 2018 yang akan datang.

Adanya pembangunan ini dapat lebih memastikan kepada masyarakat menengah bawah mereka akan mendapatkan hunian layak.  Perum Perumnas juga memastikan mengenai pembelian apartemen murah itu dapat dilakukan dengan persyaratan yang sedikit ketat, misalnya konsumen harus mempunyai KTP kelurahan setempat, konsumen juga sama sekali belum pernah mempunyai rumah, dan memiliki gaji di bawah Rp 7 juta per bulannya.

Sumber: detik

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita