426 Rabu, 29 April 2015 | 11:55:26

Pemakaman Mewah Akan Dikenakan Pajak

Pemakaman Mewah Akan Dikenakan Pajakmarketingsandiegohill

Pemakaman dibuat layaknya sebuah hotel. Kalau hotel ada sebutan bintang lima pada pemakaman juga ada yang berkelas bintang lima. Namun sayangnya pemakaman bintang lima selama ini luput dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sehingga  membuat bisnis pemakaman bintang lima kian menjamur. Oleh karena itu, Ferry Musyidan Baldan selaku Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN)  akan memberlakukan mengenai Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang diperuntukkan untuk pemakaman mewah tersebut.

Kendati demikian Ferry juga mengutarakan bahwa pada dasarnya beliau tidak tertarik untuk mengenakan Pajak untuk pemakaman mewah karena sejatinya apa yang beliau lontarkan hanyalah sebagai bentuk sebuah teguran bagi para pengembang makam mewah yang sengaja mengambil keuntungan dari makam mewah tersebut. Sebab fungsi dari makan itu sendiri adalah bersifat sosial, dalam arti kata semua orang mempunyai hak untuk mendapatkan lahan untuk pemakaman.

Ferry juga mengutarakan bukan hanya orang mampu yang mempunyai hak atas lahan pemakaman namun semua kalangan miskin, kaya bahkan untuk orang meninggal yang tidak jelas asal usulnya seperti orang yang meninggal akibat dari kecelakaan baik itu tabrakan ataupun kebakaran, dalam hal ini mereka semua mempunyai hak atas pemakaman karena semua itu telah tercantum didalam perundang-undangan tanah kuburan bebas PBB.

Meskipun pada umumnya pemakaman itu bebas pajak. Karena  tanah pekuburan itu awalnya merupakan tempat pemakaman bagi warga sekitar dan tidak ada hal yang mewah namun ketika ada pengembang yang menjadikan lahan itu sebagai komersial dengan demikian yang menjadi pertanyaan, dimana fungsi sosial dari pemakaman tersebut?  karena pokok dari  pemakaman itu adalah fungsi sosial, jadi jangan sampai pemakaman tersebut hanya untuk mereka yang punya uang sedangkan yang lain tidak boleh, unggap Ferry.

Sebagai contoh pemakaman mewah seperti San Diego Hills yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat tidak menjalankan fungsi sosialnya karena  mengomersilkan tanah kuburan tersebut. Itu artinya pengembang pemakaman telah  menyalahgunakan keringanan yang diberikan negara untuk rakyat.

Ferry  menghimbau bagi para pengembang janganlah menyalahgunakan keringanan yang diberikan negara dengan pembebasan PBB kemudian dengan keringanan tersebut mereka para pengembang pemakaman mewah malah semenan-mena dengan melakukan komersialisasi atas makam tersebut.

Sumber : Okezone

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita