302 Selasa, 27 Januari 2015 | 11:05:46

Pencatatan Rekor MURI Penjualan rumah tercepat oleh PT SAR

Pencatatan Rekor MURI Penjualan rumah tercepat oleh PT SARAndreas Audyanto - Berita Satu

Kawasan serpong masih terus menjadi idaman pengembang dan pembeli rumah. Saking diburunya, PT Surya Agung Realti (SAR), berhasil menuliskan rekor di Museum Rekor Indonesia (Muri) atas prestasi penjualan unit rumah tercepat di proyek perumahan. Perumahan yang dimaksud adalah perumahan Botanica Valley, Serpong, Banten.

Osmar Semesta Susilo, sebagai perwakilan MURI memberikan penghargaan kepada PT SAR untuk kategori "Pengembang dengan Penjualan Unit RUmah Terbanyak dalam Satu Hari" pada tanggal 24 Januari lalu. Pencatatan rekor ini adalah merupakan yang pertama di Indonesia.

PT Surya Agung Realty berhasil melakukan penjualan tercepat dalam satu hari dengan menjual 131 unit rumah. Rumah yang dijual dari berbagai tipe dari tipe 72 sampai 98 seharga Rp 400 juta hingga Rp 1 miliar.

Promotion & Marketing Director PT Surya Agung Realti, Andreas Audyanto merasa bangga atas pencapaiannya kali ini. Karena selain membukukan rekor, mereka juga berhasil menjual seluruh unit rumah (131 unit) pada tahap pertama pengembangan perumahan Botanica Valley.

Proyek pembangunan perumahan tersebut dibangun diatas lahan 6,5 hektar, rencananya akan diisi dengan 270 unit. Pembangunannya dilakukan dalam dua tahap, yang pertama membangun 131 unit dan pada tahap dua sisanya.

Kawasan tersebut diyakini Andreas sebagai tempat hunian yang dicari konsumen karena akses infrastruktur yang memadai. Akses jalan yang bagus selalu dicari konsumen properti.

Dengan investasi senilai Rp 265 miliar, perumahan tersebut akan dilengkapi juga dengan berbagai fasilitas seperti danau, sport club, riverside garden, mini outbond dan lajur sepeda.

Sumber : beritasatu, kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita