188 Selasa, 06 Januari 2015 | 11:53:13

Pembangunan klaster di Bekasi terancam dihentikan

Pembangunan klaster di Bekasi terancam dihentikankonsep perumahan klaster

Dianggap tidak memberikan dampak baik bagi lingkungan sekitar bahkan berkesan hanya menumpang infrastruktur dari sekitarnya, Pembangunan Perumahan dengan konsep klaster di Bekasi akan diperketat. Pemerintah Kota Bekasi akan membuat moratorium pada pengembang perumahan klaster mulai 2015.

Beberapa waktu lalu Kepala Dinas Tata Kota (Distako) Bekasi, Koswara mengatakan moratorium tersebut dikeluarkan dikarenakan klaster dianggap sangat merugikan karena perumahan klaster umumnya infrastruktur mereka menumpang lingkungan sekitarnya misalnya jalan dan saluran air. Pengembang hanya membuat akses menuju jalan umum, sementara jalan di dalam perumahan tidak diperuntukkan bagi umum, termasuk fasos (fasilitas sosial) didalam klaster (31/12/14).

Menurut Koswara, dampak yang paling sering ditimbulkan dan merugikan adalah banjir di sekitar lokasi klaster. "Pengembang tidak memikirkan pembangunan infrastruktur lingkungannya. Seperti ruang terbuka hijau, drainase dan lainnya", katanya.

DPRD Kota Bekasi pun membenarkan hal tersebut, Ketua Komisi A DPRD Kota Bekasi Ariyanto Hendrata pihaknya sepakat dengan rencana pembatasan perumahan klaster. Senada dengan pihak pemkot, Ariyanto mengatakan banyak dampak yang ditimbulkan dari perumahan klaster. Perumahan klaster biasanya cenderung ekslusif, jadi pemanfaatan fasos-fasumnya menjadi ekslusif juga (02/01/15).

Ariyanto juga menyatakan jika komisinya terus mendorong agar tempat hunian ke arah vertikal, bukan lagi horisontal, dikarenakan semakin kurangnya lahan. Namun regulasi yang ada belum memadai untuk mengaturnya, Ariyanto mengkaji jika perlu adanya perda tentang hal ini.

Berdasarkan Data Distako, dari 2006-2014 terdapat pembangunan 193 klaster di 12 kecamatan yang sesuai perizinan. Pembangunan paling banyak adalah pada 2012, sebanyak 55 unit kemudian pembangunannya turun hingga 28 unit pada 2013 karena semakin mahalnya harga tanah.

Sumber : koransindo, koranjakarta, tempo

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita