183 Senin, 22 Desember 2014 | 10:23:51

Cara Pengembang agar Harga Rumah Tak Naik

Cara Pengembang agar Harga Rumah Tak Naikkoran jakarta

Pasca setelah kenaikan harga BBM, harga rumah ikut naik sebesar 10% , akan tetapi untuk harga rumah sederhana tidak mengalami kenaikkan.  Para pengembang mencari cara untuk menurunkan spesifikasi namun tetap berlandaskan pada ketentuan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Para pengembang berpegangan pada dua hal yaitu harga dan ketentuan Kementerian Perumahan, hal ini disampaikan oleh Andi Kurniawan, Wakil Ketua Bidang Rumah Sederhana DPD REI Jawa Tengah.
Andi Kurniawan Wakil Ketua Bidang Rumah Sederhana DPD REI Jawa Tengah di Semarang, Rabu (10/12/2014), memberikan sebuah contoh, dengan naiknya harga BBM, maka para pengembang mengganti penggunaan atap baja dengan kayu, hal ini tidak menyalahi aturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.

Mengenai harga pun dinilai wajar jika pengembang menaikkan harga jualnya selama itu tidak melanggar ketentuan yang telah ditetapkan, misalkan sebelumnya pengembang menerapkan harga di bawah batas atas sebesar Rp 80 juta kemudian akan di naikkan harga tersebut paling tidak sampai 10 persen, mengingat adanya ketentuan harga maksimal rumah sederhana untuk kawasan Jawa Tengah.

Sejauh ini para pengembang yang berfokus pada pembangunan untuk rumah sederhana terus berupaya meningkatkan spesifikasi bangunan  yang telah ditetapkan oleh pemerintah melalui Kementerian PU dan Perumahan Rakyat/

Pemerintah menaikkan batas maksimal pada rumah sederhana di kawasan Jawa Tengah menjadi Rp 118 juta/unit, dengan harga tersebut para pengembang dapat meningkatkan kualitas rumah salah satunya mengenai spesifikasi material yang digunakan .

Menutup perbincangan Andi mengatakan REI berharap untuk kebijakan pengadan rumah bagi masyrakat menengah kebawah, dapat berintegrasi dengan sektor lain yang tekait. Contohnya untuk regulasi yang berkaitan dengan izin mendirikan bangunan dapat lebih mudah dilakukan, dengan demikian pembangunan dapat berjalan lancar.

Sumber: Liputan 6

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita