289 Rabu, 22 Oktober 2014 | 12:45:24

Bersama Telkom, PP Properti mengembangkan konsep Smart Home

Bersama Telkom, PP Properti mengembangkan konsep Smart Homesmarthomebuyerworkshop

Kota Semarang yang terus bertumbuh semakin memunculkan persaingan ketat antar pengembang. pengembang properti juga terus mengembangkan inovasi untuk produknya agar menarik minat konsumen. Seperti konsep "smart home" yang dirancang oleh PT PP Properti untuk proyeknya di Semarang.

Konsep Smart Home atau rumah berteknologi adalah suatu hunian yang memiliki fasilitas teknologi terkini. Untuk proyeknya di Semarang, PTPP Properti menawarkan fasilitas telepon, internet dan tv kabel di setiap hunian di klaster Payon Amartha di Permata Puri, Ngaliyan, Semarang.

Untuk mewujudkannya, PT PP Properti menggaet PT Telkom untuk penerapan fasilitasnya.

Tentang bisnis properti di Semarang, Direktur Operasi PT PP Properti Galih Saksono mengatakan jika Semarang memiliki daya dukung investasi yang menguntungkan. Seperti letak geografis di tengah jalur perdagangan di Jawa. Selain itu, sektor properti juga terus berkembang dari landed house, hotel, kondotel dan apartemen.

Klaster payon Amartha juga diyakini oleh Galih cukup menjanjikan, sebab masyarakat Semarang masih mencari konsep permukiman Landed House. Untuk itu, nilai pendapatannya ditargetkan Rp 315 miliar dalam jangka tiga tahun.

Area Payon Amartha juga diharapkan bisa tumbuh menjadi kawasan strategis dan menghadirkan akses mudah ke Bandara Achmad Yani. Pembangunan Jalan tol lingkar luar di Semarang juga akan semakin menumbuhkan kawasan ini.

Selain fasilitas Smart Home, kawasan tersebut akan menghadirkan taman hijau modern, fasilitas anak-anak, eco advendture seperti rock climbing, meeting point dan taman air.

Sumber: Metrotvnews, merdeka, liputan6

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita