385 Rabu, 10 September 2014 | 11:48:36

Kota Bandara picu naiknya Harga tanah di sekitar bandara

Kota Bandara picu naiknya Harga tanah di sekitar bandarabandara soekarno hatta - airport

Harga tanah di Kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta melonjak hingga 6 kali lipat. Pertumbuhan harga lahan yang terjadi dipicu oleh pembangunan yang massive di sekitar kawasan tersebut. Pembangunan yang ditunjuk adalah proyek kota Bandara (Aero City) yang dikembangkan oleh PT Intiland Development Tbk.

Konsep yang diinginkan PT Intiland adalah konsep kawasan terpadu di sekitar bandara. Intiland baru-baru ini meresmikan pembangunan hunian terbarunya Aero Residence 3 (AR 3). Pembangunan AR 3 diharapkan bisa mengikuti kesuksesan proyek sebelumnya yaitu AR 1 dan 2.

Direktur utama dan COO Intiland, Suhendro Prabowo mengatakan Aeropolis akan  menjadi kawasan terpadu yang bersinergi dengan perkembangan bandar. Berbagai produk properti juga akan dikembangkan seperti ritel, komersial, hotel, perkantoran, hunian sampai pergudangan.

Suhendra mengklaim Dua tower pertama sebelumnya bahkan sudah habis terjual. Sedangkan tower terakhir penjualan sudah mencapai 80%. Produk residensial yang dikembangkan Intiland di kawasan tersebut adalah AR1, AR2, AR3 dan Aeropolis Crystal Residence.

Meningkatnya traffic bandara
Dengan pembangunan kawasan tersebut, pertumbuhan harga properti naik menjadi 6 kali lipat hanya dalam waktu dua tahun. Didik Riyanto, Direktur PT Perkasalestari Utama, anak perusahaan Intiland mencatat kenaikan harga dari Rp 1,75 juta per m2 pada tahun 2012 menjadi Rp 10 juta perm2!

Pesatnya pertumbuhan kota bandara tersebut menurut Didik dikarenakan meningkatnya kebutuhan hunian di daerah tersebut, terutama dari kelas menengah. Mereka kerap berpergian dengan pesawat seperti pebisnis yang terkain dengan operasional bandara, ekspor impor. Pertumbuhan sebanyak 20 persen per tahun adalah peluang majunya kota bandara.

Dengan prospek yang besar tersebut, PT Perkasalesatari Utama sebagai anak usaha PT Intiland membangun kota bandar tersebut. Konsep Aeropolis menempati area seluas 105 hektar.

Sumber : Beritasatu, neraca, kompas


📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita