233 Rabu, 27 Agustus 2014 | 16:02:47

Kondominium terjual habis kurang dari 6 jam

Kondominium terjual habis kurang dari 6 jamIlustrasi - activagroup

Kondominium mewah Hillcrest House karya PT Lippo Karawaci Tbk. telah berhasil dijual habis hanya dalam waktu kurang dari enam jam. Total transaksi yang dilakukan juga cukup dahsyat, yakni bernilai hingga Rp 85 miliar pada peluncurannya hari sabtu kemarin (23/08).

Ivan Budiono, CEO Lippo Homes tidak menyangka unitnya akan habis terjual dalam waktu singkat. "Masih saja terjadi antran panjang sehingga kami harus menyediakan penjualan on the spot untuk unit di tower baru yang memang tadinya belum akan kami jual." Kata Ivan

Kondominium tersebut adalah tower pertama dari rencana pengembangan Kota Baru Millenium Village. Kondominium Hillcrest House akan diletakkan di kawasan CBD Millenium Village seluas 132 Hektar. Serah terima unit rencananya akan dilakukan empat tahun mendatang atau pertengahan tahun 2018.

Millenium Village merupakan megaproyek dari PT Lippo dengan mengembangkan kota baru lengkap dengan Green area, Hunian dan Central Business District. Konsep Smart City ini adalah merupakan proyek multi Years project selama 20 tahun. LPKR bekerjasama dengan DP Architects dari Singapura untuk mewujudkan Global Smart City.  

Pembeli Kondominium tersebut bukan hanya dari pembeli lokal saja, tetapi juga para ekspatriat dari Eropa dan Asia Tengah. Hillcrest House yang terjual adalah sebanyak 280 unit kondominium yang tersebar pada 30 lantai.

Beberapa hari Sebelum peluncuran, Ivan meyakinkan bahwa kawasan ini adalah pilihan dan investasi yang tepat saat ini. Karena berbagai fasilitas yang terintegrasi satu sama lain dan akan terus dikembangkan. (Baca : Lippo Karawaci Sediakan 1 Triliun Untuk Hillcrest House)


Sumber : Okezone

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita