285 Sabtu, 26 Juli 2014 | 12:34:12

Grand Sungkono Lagoon (GSL) ingin menjadi ikon baru Surabaya

Grand Sungkono Lagoon (GSL) ingin menjadi ikon baru Surabayakabarbisnis

PT PP Properti terus berusaha untuk memasarkan proyeknya di Surabaya, yaitu Superblok premium Grand Sungkono Lagoon (GSL). Salah satu usahanya untuk mempercepat penjualan Superblok yang berada di Central Business District (CBD) Mayjen Sungkono Surabaya ini, adalah dengan menggandeng PT Bank Tabungan Negara Tbk.

Proyek yang menelan investasi sekitar Rp 5 triliun tersebut dibangun diatas lahan 3,5 hektare dan memiliki unit apartemen, hotel bintang lima dan mall. GSL sendiri adalah kawasan strategis dan tepat untuk kebutuhan properti di segmen kelas menengah ke atas di Surabaya.

Rudy Harsono, Project Manager Grand Sungkono Lagoon mengatakan bahwa BTN tepat untuk dijadikan mitra karena jaringan yang luas dan berbagai fasilitas lainnya. Ia yakin dengan dukungan BTN akan memberikan nilai tambah dan konsumen akan tertarik untuk membelinya.

Sampai saat ini penjualan yang dilakukan sudah mencapai 60 persen. harga yang ditawarkan adalah Rp 600 juta sampai Rp 6 miliar per unitnya.

Gran Sungkono Lagoon besutan PT PP ini menurut Rudy, akan menjadi ikon baru kota Surabaya. Konsep bangunan yang menonjolkan penggunaan lahan terbuka hijau dengan pemanfaatan lahan untk area taman keluarga. Area tersebut berkonsep laguna, jogging track dan konsep bangunan yang meminimalkan energi listrik.

Konsep green tersebut yang diyakini akan memikat banyak calon konsumen untuk hunian ramah lingkungan.

Satu faktor lagi menurut Rudy bahwa minat masyarakat terhadap hunian vertikal semakin meningkat. Dorongannya tentu saja tren kenaikan harga yang tinggi, minimal 30 persen pertahun. Kemudian pendapatan ketika unit tersebut disewakan.

Sumber : berita Satu

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita