229 Sabtu, 12 Juli 2014 | 13:23:45

Mengikuti Tren, Apartemen Makin Laris di Makassar

Mengikuti Tren, Apartemen Makin Laris di Makassarindonesiainfrastructurenews

Apartemen mulai marak digandrungi masyarakat Makassar dan sekitarnya karena dianggap lebih praktis, efisien, dan menunjukkan status sosial yang tinggi. Hal ini dikatakan oleh Kris Suyanto, Deputy Project Manager Ciputra Group selaku pengembang Vidaview Apartments kepada Kompas.com (10/7/2014). Ia berkata, pasar apartemen sudah mulai terbentuk walaupun kebutuhan masyarakat Makassar akan apartemen belum setinggi masyarakat di kota-kota lainnya.

Hal ini dibuktikan dengan terjualnya menara pertama apartemen Vidaview sebesar 95 persen dari 670 unit yang tersedia dan menara kedua 50 persen dari 660 unit. Namun, menara ketiga belum akan diluncurkan karena pihak pengembang masih akan mempertimbangkan rencana untuk memberikan konsep yang berbeda dari dua menara sebelumnya.

"Menara ketiga bisa jadi lebih eksklusif dengan harga lebih tinggi dari sebelumnya. Kami akan keep dulu, karena harga terus bergerak naik," ujar Kris.

Pertama kali diluncurkan pada 2012, Vidaview dibanderol seharga Rp 12.5 juta per meter persegi atau Rp 278 juta untuk unit terkecil, yakni tipe 21 meter persegi. Saat ini harga tipe yang sama telah menembus angka Rp 15 juta per meter persegi atau Rp 360 juta per unit.

"Para pembeli seimbang antara investor dan pengguna akhir dengan komposisi 50:50. Mereka berasal dari Makassar sendiri, Jakarta, Surabaya, Balikpapan, Samarinda, bahkan Medan. Apartemen sekarang sudah menjadi properti gaya hidup yang dilirik warga Makassar sekaligus merepresentasikan gengsi. Jadi, wajar kalau yang beli apartemen telah memiliki hunian sebelumnya," ungkap Kris.

Saat ini, menyusul ekspansi Ciputra Group di Makassar adalah Lippo Karawaci. Lippo Karawaci memperluas proyek apartemen dalam proyek multifungsi St Moritz Makassar. Tak main-main, Lippo menanamkan dana Rp 3.5 triliun untuk membangun St Moritz Makassar. Sementara, Ciputra hanya mengeluarkan dana sebesar Rp 750 miliar untuk pembangunan Vidaview. Sebelum proyek Vidaview dan St Moritz Makassar, pengembang lokal sudah membangun proyek Royal Apartments.

 

 

 

Sumber: Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita