258 Jum'at, 23 Mei 2014 | 16:08:47

Kondotel Pertama di Malang

Kondotel Pertama di MalangHollandparkbatu

Keindahan kota Malang, Jawa Timur, rupanya menarik minat salah satu perusahan besar seperti Holland Bakery untuk berinvestasi di sana. Holland Bakery yang telah dikenal sebagai salah satu perusahaan bakery yang cukup diperhitungkan di tanah air, melalui anak perusahaannya, PT Sunrise International Persada (SIP), akan mengembangkan kondotel Bakery Park di Malang.

Bakery Park yang berada di atas lahan seluas 2 hektare yang terdiri empat tower dengan 258 unit, dilengkapi dengan ballroom berkapasitas 1.100 orang, meeting room, wedding chapel, courtyard, gym and spa, akan mulai dibangun bulan November mendatang dan direncanakan selesai pada pertengahan tahun 2017.

Lokasi Bakery Park yang cukup strategis yaitu dekat dengan pusat destinasi Kota Batu, seperti Jatim Park, Batu Secret Zoo, Batu Night Spectacular (BNS) juga ke alun-alun dan kawasan Agro Kusuma ini direspon bagus oleh pasar.

Terbukti baru dipasarkan selama dua minggu, sudah terjual 100 unit.

Ini dikatakan oleh Aditya selaku CEO SIP.

SIP juga menjanjikan return on investment (ROI) sebesar 27 persen untuk tiga tahun pertama, selanjutnya untuk dua tahun berikutnya profit sharing dengan pembagian 70 persen untuk pemilik.

SIP menginvestasikan dana sebesar Rp300 miliar untuk proyek yang dijual dengan harga Rp 850 jutaan per unitnya.

Holland Park akan dikembangkan dengan nuansa negeri Belanda, misalnya menghadirkan kincir angin dan arsitektur khas negeri tulip tersebut. Tidak hanya itu Golden Tulip, salah satu jaringan hotel terbesar di Eropa, akan mengoperasikan hotel bintang tiga di Holland Park.

Ini akan menjadi proyek kondotel pertama di kota penghasil apel itu.

Sumber : Housing Estate

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita