94 Jum'at, 09 Mei 2014 | 15:36:31

Rumah Tapak Bersubsidi Terhambat

Rumah Tapak Bersubsidi Terhambat

Pengembangan properti rumah tapak bersubsidi tampaknya mengalami hambatan dikarenakan pengembang yang tidak mau membangun proyek tersebut dikarenakan keuntungan yang minim.

"Dengan besarnya biaya untuk satu unit rumah tapak bersubsidi, pengembang hanya mendapatkan keuntungan sebesar Rp 20 juta." Kata Ketua Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Jawa Timur, Supratno di Surabaya.

Padahal dengan membangun rumah kelas menengah, pengembang menikmati keuntungan yang jauh lebih besar. Dengan membangun rumah minimal dengan harga Rp250 juta per unit, bisa mendapatkan Rp 100 juta perunit. Oleh sebab itu, sedikit sekali pengembang yang mau membangun rumah tapak bersubsidi.

Target pemerintah sendiri pembangunan rumah tapak bersubsidi tahun lalu adalah 20.000 rumah. namun ternyata pencapaian hanya 15.000 rumah yang bisa direalisasikan.

Faktor lain adalah harga tanah yang permeter nya semakin tinggi.

Dia juga mengatakan bahwa realisasi rumah tapak bersubsidi semakin sulit direalisasikan di pasar properti nasional.

Sumber : Berita Satu

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita