201 Sabtu, 12 April 2014 | 14:39:20

Menunggu 'Wajah Baru' Pasar Baru

Menunggu 'Wajah Baru' Pasar Baru

Pasar Baru, kawasan perdagangan di Jalan Pasar Baru, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, sebentar lagi akan memiliki "wajah" baru lewat sayembara gagasan penataan kawasan yang digelar PT Trikarya Idea Sakti bersama-sama Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta.

King Yuwono, salah seorang pemilik PT Trikarya Idea Sakti, merupakan orang dibalik rencana pembenahan ini. Trikaya memulainya dengan menghadirkan gedung hotel dan apartemen di kawasan Pasar Baru yang menjadi semacam proyek lokomotif.

"Inisiasinya dari swasta, dari Pasar Baru Mansion. Mereka mengusulkan ke Pemkot untuk diadakan sayembara. Nah, ide ini murni dari mereka, kami hanya membantu sebagai penyelenggara sayembara. Sebelumnya, kami juga sudah presentasi ke Pak Wali Kota tentang sayembara ini. Beliau sangat mendukung, disampaikan juga ke Pak Gubernur," ujar Bambang, Ketua Panitia penyelenggara sayembara ,di Jakarta, Jumat (11/4/2014).

Sayembara ini menuntut para arsitek menata kawasan Pasar Baru, luasnya sekitar 820.000m2, yang  akan berpusat pada penyebaran kegiatan ekonomi, sirkulasi kendaraan dan pengunjung, serta pengaturan akses masuk.

"Kawasannya mau ditata. Kalau sekarang kita jalan dari jalan utama, masuk ke dalam itu kan berantakan dan banyak mobil. Tepatnya dari Jalan Pos, di depan Pasar Baru. Itu kan paving blok tengahnya. Sekarang mobil bisa masuk, motor bisa masuk, terus pedagang kaki lima juga ada di depan toko. Itu nanti ditata, hanya khusus untuk pejalan kaki," kata Bambang.

Hasil sayembara ini akan direalisasikan awal tahun depan.

"Mungkin bertahap. Kaitannya dengan anggaran. Karena dananya diusulkan dari APBD dan CSR," tutupnya.

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita