360 Rabu, 19 Maret 2014 | 10:56:15

Dana Properti Triyasa Propertindo Sebesar Rp 3,2 Triliun

Dana Properti Triyasa Propertindo Sebesar Rp 3,2 Triliun

PT Triyasa Propertindo berencana membenamkan dana investasi hingga 2017 mendatang senilai total Rp 3,2 triliun untuk membangun properti perkantoran dan apartemen. Kedua properti tersebut masing-masing berada di area Rasuna Epicentrum, Kuningan, dan Gandaria, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Budi Lesmana, Direktur PT Triyasa Propertindo, memastikan rencana investasi tersebut , Selasa (18/3/2014).

"Kami akan menggunakan dana investasi secara bertahap. Tahun ini, sebanyak Rp 500 miliar digunakan untuk penyelesaian menara pertama perkantoran Gran Rubina Business Park, akuisisi lahan seluas 2 hektar di kawasan Jakarta Selatan untuk apartemen, pekerjaan fondasi menara kedua perkantoran Gran Rubina Business Park, dan fondasi apartemen," papar Budi.

Gran Rubina Business Park

Gran Rubina Business Park berisi tiga menara perkantoran. Dua menara dirancang setinggi masing-masing 21 lantai dengan luas bangunan 34.000 meter persegi. Sementara menara ketiga direncanakan setinggi 50 lantai dengan dimensi seluas 100.000 meter persegi.

Saat ini, progres pembangunan menara pertama sudah mencapai tahap tutup atap (topping off). Sejak dipasarkan pada pertengahan 2012 lalu, harga jual sudah menembus angka Rp 35 juta per meter persegi. Padahal harga perdana hanya Rp 20,5 juta per meter persegi.

Menurut Budi, ruang-ruang perkantoran menara pertama Gran Rubina Business Park sudah terserap seluas 80 persen. Salah satu pembeli terbesar adalah perusahaan asuransi skala multinasional yang berbasis di Eropa.

"Kami menargetkan pembukaan pada Juli 2014. Sementara menara kedua akan dimulai konstruksinya pada Oktober 2014, bersamaan dengan ground breaking apartemen empat menara di Gandaria. Sedangkan menara ketiga Gran Rubina Office Park akan kami garap pada 2017 mendatang," jelas Budi.

Keseluruhan proyek ini memakan biaya konstruksi senilai Rp1,8 triliun.

Sementara untuk apartemennya, menurut Deden E Sudarbo, Head of Marketing and Business Development Triyasa Propertindo,  menyasar segmen menengah atas.

"Kami memulai penawaran dengan harga perdana Rp 20 juta per meter persegi atau sekitar Rp 800 juta untuk varian tipe terkecil seluas 40 meter persegi," ujar Deden.

Deden menilai pasar sekarang untuk permintaan gedung perkantoran strata title tergolong besar, terbukti dengan membaiknya penjualan dari hari ke hari.

Sementara itu, meski di tengah situasi politik dan perlambatan di sektor properti, dirinya mengaku tidak terlalu terpengaruh, dan tetap optimistis.

"Bahkan kita akan tetap menambah penjualan, karena persaingan di Kuningan tidak terlalu banyak," tambahnya.

Akuisisi lahan di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan

PT Triyasa Propertindo juga berencana mengakuisisi lahan seluas total dua hektar di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan. Dedenmengatakan, hingga saat ini lahan yang terkumpul sudah sekitar 1,9 hektar. Perusahaan masih akan merampungkan proses akuisisi lahan dari warga.

“Dana yang kami alokasikan untuk akuisisi dari warga itu sekitar Rp120 miliar,” kata Deden di Jakarta, Selasa (18/3).

Dikatakannya, di atas lahan tersebut perusahaan akan mengembangkan proyek kondominium sebanyak empat menara, dimana ground breaking proyek tersebut akan dilakukan pada kuartal akhir tahun ini, bersamaan dengan ground breaking proyek Gran Rubina II.

Triyasa menggandeng perusahaan asal Swiss untuk mengembangkan kondominium berkonsep hijau yang rencananya akan berjumlah sebanyak 1.000 unit. Kerjasama akan bersifat joint venture, dimana Triyasa akan memegang saham mayoritas.

“Konsep green di sini bukan sekadar banyak pohon, tetapi unit kondominium bisa menghemat energi hingga 30%,” ungkap Deden.

Triyasa mengincar pasar kalangan menengah ke atas dengan harga jual kondominium mulai Rp800 juta hingga Rp1,2 miliar. Soft selling proyek kondominium tersebut rencananya akan mulai dilakukan pada Juli 2014 mendatang.

Sumber : Kompas, Okezone, Rumah

 

 







 

 

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita