195 Selasa, 11 Maret 2014 | 10:10:55

BSD Dorong Properti Komersial hingga Tiga Kali Lipat

BSD Dorong Properti Komersial hingga Tiga Kali Lipat

Hermawan Wijaya, Direktur dan Sekretaris Perusahaan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSD), mengatakan bahwa perusahaannya mencoba mendorong pertumbuhan sektor properti komersial untuk menjawab tingginya permintaan pasar terhadap sektor tersebut. Di sisi lain, Hermawan juga bilang, perusahaannya tetap konsisten dan tidak meninggalkan sektor residensial yang membesarkan namanya.

"Segmen ini diharapkan mampu menjadi pemicu pertumbuhan marketing sales tahun ini. Tahun lalu, segmen ini baru berkontribusi 21 persen, dan akan kami dorong pertumbuhannya sebesar tiga kali lipat sehingga bisa berkontribusi sebesar 48 persen di 2014," ujar Hermawan kepada wartawan dalam presentasinya di Jakarta, Senin (10/3/2014) siang.

Sebagai catatan, segmen komersial yang dimaksud adalah lahan komersial, rumah toko, perkantoran, apartemen atau kondominium, serta pergudangan. Hermawan menjelaskan bahwa marketing sales perusahaannya pada 2013 mencapai Rp 5,4 triliun. Namun, jumlah tersebut tidak termasuk transaksi istimewa dari Hongkong Land dan Aeon Mall.

Tahun ini, lanjut Hermawan, perusahaannya menargetkan marketing sales mencapai Rp 6 triliun. Porsi residensial mencapai 52 persen (Rp 3,10 triliun), sementara porsi komersial mencapai 48 persen (Rp 2,9 triliun).

"Sedangkan untuk komersial sendiri kita targetkan ada pertumbuhan, dari Rp 1,5 triliun ke Rp 2,9 triliun," ujarnya.

Hermawan memaparkan, dari 2009 hingga pertengahan 2013, sebagian besar peluncuran produk di BSD City khususnya berupa perumahan. Sementara baru pada 2014 ini sektor komersial mulai didorong.

"Tahun 2014 ini kita coba untuk menargetkan komersial yang jauh lebih besar karena memang permintaan untuk komersial di BSD City sudah jauh meningkat, dikarenakan total populasi di BSD sudah cukup banyak, cukup signifikan, sehingga investor yang akan berinvestasi di BSD City meningkat pesat," imbuhnya.

Berdasarkan data Sinar Mas Land, populasi penduduk dalam BSD City mencapai 160.000 penduduk. Sementara itu, jika ditambah dengan penduduk yang bermukim di Gading Serpong, Pamulang, dan daerah-daerah lain di sekitarnya di Tangerang Selatan, jumlah penduduk bisa mencapai satu juta lebih. Belum lagi keseluruhan Tangerang, yang berpotensi berjumlah dua hingga tiga juta penduduk.

Menurut Hermawan, angka target pertumbuhan residensial memang sedikit menurut dari tahun sebelumnya. Hal ini merupakan salah satu reaksi perlambatan ekonomi Indonesia, aturan LTV dari pemerintah, serta adanya pemilu. Angka ini, ujar Hermawan, termasuk konservatif.

"Untuk memperkuat penjualan di segmen residensial, Perseroan melakukan strategi diversifikasi proyek di daerah seputar Jakarta dan di luar Pulau Jawa, seperti melalui pengembangan proyek Grand City di Balikpapan," imbuhnya.

Grand City merupakan proyek di Balikpapan yang akan mulai dipasarkan tahun ini. Proyek tersebut ditargetkan akan memberikan pemasukan senilai Rp 150 miliar pada tahun pertama.  

Editor    : Latief
Sumber : Kompas


📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita