115 Kamis, 09 Januari 2014 | 10:35:48

Metland Ekspansi Mall di Cileungsi Rp 180 Miliar

Metland Ekspansi Mall di Cileungsi Rp 180 Miliar

PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) siap membangun mall di kawasan Cileungsi, Bogor, dengan nilai investasi mencapai Rp 180 miliar.
 
“Pembangunan dimulai awal 2014. Prosedur pembangunan mall sudah fixed. Kami berharap lebaran 2015 sudah rampung,” ujar Direktur Metland Anhar Sudradjat di Bekasi.
 
Menurut dia, mall itu dibangun di atas lahan seluas 2,5 hektare (ha). Saat ini, perseroan memiliki lahan seluas 7,5 ha di daerah itu.
 
Dia menuturkan, mall tersebut berdekatan dengan kawasan perumahan Metland Transyogi di Cileungsi, Bogor. Perseroan menyasar penghuni perumahan itu sebagai pengunjur dan pengguna mall tersebut.

"Kami harap akan seperti Metropolitan Mall Bekasi, dan polanya mixed used, mungkin ada hotel juga, namun kita belum bisa sebutkan finalnya karena baru kuartal III tahun ini prosesnya berjalan," tutupnya.
 
Perseroan juga akan menambah jumlah hotelnya untuk di wilayah Bali. Saat ini perseroan telah memiiliki dan mengoperasikan Hotel Horison Seminyak yang terletak di Bali.

Direktur Utama Metropolitan Land Nanda Widya mengungkapkan, saat ini sudah ada dua lokaksi yang diincar perseroan, yang nantinya akan dibangun hotel.

"Kita masih lihat-lihat, desainnya belum ada, tapi kita memang akan menambah hotel di Bali," kata dia di Bekasi.

Ia menambahkan bahwa perseroan juga telah menyeragamkan merek hotelnya menjadi Metland Hotel. Aksi ini merupakan salah satu strategi Metropolitan Land untuk lebih menanamkan mereknya ke masyarakat. 

"Hotel Horison juga akan berganti nama menjadi Metland Grand Hotel. Hotel lainnya juga akan berubah nama menjadi Metland Premium Hotel atau Mets Hotel," ujarnya. (gus)

Sumber : Investor Daily

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita