100 Selasa, 17 Desember 2013 | 09:16:47

Kota Hujan Jadi "Ladang Emas" Pengembang Properti

Kota Hujan Jadi

Kota Hujan sedang disiapkan menjadi salah satu kawasan wisata. Hal ini diyakini sebagai salah satu cara untuk menarik investor untuk mengembangkan proyek propertinya.

"Kita sedang mengembangkan pariwisata di Bogor, hingga kawasan sentul. Kami ingin mempersiapkan kawasan Bogor sebagai salah satu kota wisata, " kata Bupati Bogor Rachmat Yassin kepada wartawan, di Bogor, (16/12/2013).

Bogor juga sedang berbenah diri. Buktinya, berbagai infrastruktur tengah dipersiapkan sebagai penopang agar pariwisata di Bogor berkembang. Jika pariwisata berkembang, maka ini kesempatan yang bagus bagi para investor untuk pembangunan hotel.

"Kalau daerah Bekasi kan udah kaya Jakarta, udah ramai . Nah jadi kami ingin memfokuskan Bogor sebagai kota wisata," ucapnya.

Tidak heran, Bogor dianggap berpotensi dan dianggap sebagai "ladang" uang baru bagi pengembang. Salah satu dari sekian banyak pengembang yang mengembangkan proyek propertinya di Bogor adalah Jade Global Development (JGD). JGD membangun sebuah Novotel yang bernuansa resort di kawasan Sentul, Bogor.

"Kawasan sentul bisa dijadikan sbagai salah satu tujuan wisata. Oleh karena itu kita mengembangkan Novotel dengan bintang 4 ini," kata Direktur PT Jade Global Development, Jennifer Kumala.

Menurutnya, pembangunan hotel ini sebagai salah satu pendukung pariwisata di Bogor. Selain itu, diharapkan dapat menggerakkan perekonomian dan pariwisata di Bogor.

Menyasar kalangan atas, hotel ini dilengkapi dengan 230 kamar. Dilengkapi dengan ballroom, wedding pav illion, 9 meeting room, spa, restoran, swimming pool, dan juga hot spring water. Perusahaan menyiapkan sekira Rp700 miliar untuk mengembangkan proyek ini. Selanjutnya, Accor dipilih sebagai operatornya. (nia)

Sumber : Okezone

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita