155 Kamis, 28 November 2013 | 09:43:36

Adhi Persada Tetap Genjot 8 Proyek Baru

Adhi Persada Tetap Genjot 8 Proyek Baru

Kendati sektor properti tengah mengalami tren perlambatan (downtrend), Adhi Persada Properti (APP) tetap yakin pertumbuhan positif masih akan terjadi. Hal tersebut menstimulasi APP untuk melansir delapan proyek baru dengan segmen menengah, menengah atas, atas dan komersial di berbagai kota di seluruh Pulau Jawa. Direktur Utama Adhi Persada Properti, Ipuk Nimpuno, mengatakan bahwa perlambatan pertumbuhan sektor properti kali ini wajar terjadi. Menurut dia hal itu disebabkan pertumbuhan pada 2012-2013 sangat tinggi sekitar 30-40 persen.

"Tahun depan pertumbuhan tidak akan setinggi itu, setidaknya sekitar 20 persen. Menurun memang, tapi saya yakin pertumbuhan tersebut merupakan pertumbuhan riil dan normal," ujar Ipuk, sesaat setelah peluncuran Grand Dhika City, di Bekasi, Rabu (27/11/2013).

Pihaknya, lanjut Ipuk, mengantisipasi perubahan konstelasi tersebut dengan pengembangan proyek-proyek baru (future development). Kedelapan proyek tersebut adalah segmen apartemen menengah Taman Melati Jatinangor di Bandung sebanyak 780 unit, Taman Melati Dinoyo senilai Rp 190 miliar di Malang, Taman Melati Mulyorejo (Rp 266 miliar) di Surabaya, dan Grand Taman Melati di Depok.

Menurut Direktur Marketing APP, M Apriandy, keempat apartemen tersebut dirancang untuk meraup pasar pasti (captive market) mahasiswa di kota-kota tersebut.

"Ini salah satu strategi mengantisipasi perlambatan akselerasi pertumbuhan properti. Kami lebih spesifik memfokuskan pengembangan pada apartemen menengah bersegmen pasti," imbuh Apriandy.

Sementara untuk segmen  menengah atas, APP telah menyiapkan The Jasmine Park di Pasteur, Bandung, yang saat ini masih dalam proses perizinan. The Jasmine Park diproyeksikan menelan investasi Rp 180 meter.

Adapun proyek lainnya adalah kondotel Grand Dhika of Sunset Denpasar, Bali, yang akan dimulai Januari 2014. Untuk proyek ini, APP menggelontorkan pundi sejumlah Rp 375 miliar. Mereka menggelar kerja bareng dengan Angkasa Pura Property. Sementara Grand Dhika Mansion @ Pejaten, Jakarta akan dimulai pada kuartal II 2014.

Untuk proyek multifungsi (mixed use development), APP, akan menggarap Grand Dhika Jatiwarna, Bekasi,  seluas 4,5 hektar. Nilai investasinya sebesar Rp 1,2 triliun.

"Sedangkan untuk proyek kelas atas, kami akan membangun perkantoran butik (boutique office) di Bali. Tapi ini masih lama karena masih dalam rancangan," jelas Aprindy.

Guna merealisasikan proyek-proyek tersebut, APP menganggarkan belanja investasi pada 2014 sebesar Rp 1,3 triliun.

Editor    : Latief
Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita