647 Jum'at, 15 November 2013 | 09:07:09

Srihapan Mega Persada Mulai Pembangunan Palu City Square

Srihapan Mega Persada Mulai Pembangunan Palu City Square

Kawasan niaga "Palu City Square" di Kota Palu yang berdiri di atas lahan seluas 12,6 hektare mulai dibangun. Pembangunan awal itu dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Sudarto, Wali Kota Palu Rusdy Mastura, dan sejumlah pejabat setempat.

Dalam sambutannya, Sudarto mengatakan kawasan niaga "Palu City Square" itu mempunyai lokasi yang strategis karena memiliki keunggulan antara lain memiliki pemandangan Teluk Palu, hanya berjarak 15 menit dari Bandara Mutiara Palu, dan mudah dijangkau dari berbagai sudut yang ada di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah ini.

Kawasan niaga yang berada di Jalan Soekarno-Hatta Palu itu dibangun oleh PT Srihapan Mega Persada dengan nilai investasi sekitar Rp 1 triliun.

Direktur Pengembangan dan Pemasaran PT Srihapan Mega Persada Ricky Tambayong mengatakan pembangunan kawasan niaga tersebut diharapkan bisa selesai dalam waktu tiga tahun.

Dia menjelaskan di kawasan perdagangan terpadu tersebut nantinya akan dibangun rumah toko, perkantoran, pusat perbelanjaan, perumahan, tempat rekreasi, hotel, serta sejumlah fasilitas lainnya.

Rencana induk pembangunan pusat kawasan perdagangan itu dikerjakan oleh sebuah perusahaan pengembang dari Singapura.

Dia mengatakan pihaknya memprioritaskan pembangunan rumah toko terlebih dahulu, dan selanjutnya diteruskan dengan pembangunan 200 rumah, dan pusat perbelanjaan.

Ricky memperkirakan kawasan niaga terpadu itu nantinya bisa menyerap tenaga kerja lokal sekitar seribu orang.

Pengusaha lokal diharapkan juga bisa berpartisipasi di kawasan tersebut sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Wali Kota Palu Rusdy Mastura menyambut baik rencana pembangunan kawasan niaga terpadu tersebut sehingga bisa meningkatkan perekonomian ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah ini.

"Kita membuka diri kepada siapa saja yang mau berinvestasi di Kota Palu, dan pemerintah akan beri kemudahan," katanya.

Dia mengatakan rencana pembangunan kawasan niaga terpadu itu juga sudah memiliki hasil kajian analisis mengenai dampak lingkungan sehingga tidak memiliki dampak buruk bagi masyarakat dan kelestarian alam.

Penulis: FER
Sumber : Berita Satu

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita